Langsung ke konten utama

Karimunjawa Kita

Asingkah kalian dengan kata Karimunjawa? Tidak kan.... Ya, Karimunjawa merupakan salah satu pulau yang masuk wilayah administrasi Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Jika ingin mengunjungi Karimunjawa kita bisa berangkat dari Jepara melalui dermaga Pantai Kartini, atau bisa juga berangkat dari Semarang. Waktu tempuh dari dermaga Pantai Kartini Jepara ke Pulau Karimunjawa dengan menggunakan kapal cepat membutuhkan waktu sekitar 2 jam 30 menit. Tetapi jika menggunakan kapal lambat membutuhkan waktu sekitar 6 jam perjalanan. Sedangkan jika kita berangkat dari Semarang menggunakan kapal cepat, membutuhkan waktu sekitar 6 jam untuk sampai ke Pulau Karimunjawa.
Jangan khawatir jika kalian membawa kendaraan pribadi dari daerah masing-masing dan berangkat dari dermaga Pantai Kartini Jepara, kendaraan tersebut bisa dititipkan di dermaga dengan biaya sekitar Rp 10.000 - 15.000 per kendaraan.

Saya akan berbagi pengalaman ketika sedang berlibur di Pulau Karimunjawa selama 4 hari 3 malam, mulai tanggal 9 September 2012 sampai 12 September 2012.

Minggu, 9 September 2012
Saya dan tujuh teman saya, Pasky, Ikhsan, Farid, Firman, Arka, Kania, dan Hesti berangkat dari Semarang pukul 10.00 WIB dengan menggunakan sepeda motor dan tiba di Jepara pada pukul 11.30 WIB. Setibanya di Jepara kami langsung menuju ke tempat reservasi tiket kapal untuk menuju ke Karimunjawa, saat itu kami menggunakan Kapal Express Bahari.
Sambil menunggu keberangkatan kapal pada pukul 14.00 WIB kami menyempatkan makan siang di dermaga.
Kapal berangkat tepat pada pukul 14.00 dan sialnya kami tidak kebagian tempat duduk. Akhirnya kita duduk dengan kursi seadanya, berdiri juga boleh. :') 



Itu orang-orangnya, ini kapalnya




Akhirnya sampaiiiii......
Kita sampai di dermaga utama Pulau Karimunjawa pukul 16.30 WIB. Sesampainya disana kita langsung menuju homestay, yang berjarak sekitar 300 meter dari dermaga utama. Kenapa kita memilih homestay, bukan hotel atau resort karena kita memakai konsep Backpacker, dengan budget seminim mungkin, kita tetap bisa berlibur dan menikmati liburan dengan gembira. Hahahahaha
Budget yang kita siapkan untuk liburan 4 hari 3 malam ini cuma Rp 500.000 all in (sudah termasuk biaya tiket kapal pulang-pergi, penginapan, makan, sewa perahu, snorkeling).
Istirahat sebentar di homestay dan kembali menuju dermaga, ingat! Abadikan setiap moment untuk arsip pribadi maupun kelompok, jadi budayakan foto sebanyak-banyaknya. Hehehehe




Hari semakin larut, sayang kalau hanya menghabiskan malam di penginapan. Akhirnya kita memutuskan untuk menikmati malam di dermaga kecil Karimunjawa. Ya kita seneng-seneng disini sampai pukul 24.00 WIB.

Pasky, Anin, Farid
Kania, Pasky, Arka, Hesti

Ikhsan

Senin, 10 September 2012
Kita pada hari itu bersiap-siap untuk full menikmati keindahan bawah laut Karimunjawa. Kita ke Pulau Menjangan Besar, Menjangan Kecil, menikmati keindahan bawah laut dengan snorkeling, mengunjungi tempat penangkaran hiu dan menikmati sunset.
Persiapan Snorkeling



Capek snorkeling, persiapan ke Pulau Menjangan Kecil buat makan siang





Selesai makan siang lanjut snorkeling kedua kita berkunjung ke penangkaran hiu dan sesudah itu menikmati sunset yang entah dimana saya lupa.





Selesai sudah petualangan untuk hari ini, pulang ke homestay dan menikmati malam dengan gitaran di dermaga lagi.

Selasa, 11 September 2012
Kita sudah siap, hari ini kita akan mengunjungi kawasan bakau di Pulau Karimunjawa dengan menggunakan sepeda. Jarak dari kota ke kawasan bakau sekitar 5 km. Sebelum kesana kita hunting sunrise disalah satu resort.

Hunting Sunrise
Kawasan Bakau
1 jam menikmati pemandangan di kawasan bakau, kita melanjutkan gowes santai ke Pantai Ujung Gelam, 2 jam kemudian kita sampai di Pantai Ujung Gelam, dan menikmati sunset di Pantai Ujung Gelam.

Sunset Di Pantai Ujung Gelam

Rabu, 12 September 2012
Kita hari ini bersiap-siap untuk pulaaaaanngggg!!!!
Pulang dengan kapal cepat lagi dan kali ini kita mendapat tempat duduk kelas VIP, tapi karena jenuh didalam kapal, kita menuju haluan untuk menikmati angin laut yang semilir.

Haluan Kapal
Perjalanan pulang ke Pantai Kartini selama 2 jam 30 menit akhirnya selesai. Kita membawa segudang pengalaman liburan yang sangat menyenangkan bersama para sahabat Okol ini.
Selagi muda dan sehat, manfaatkan kekuatan dan waktu kita untuk berlibur serta menjelajah Indonesia kita yang indah ini.

Salam persahabatan....
ne

Komentar

  1. tanya dong, klo paket all in itu pake tour guide jg ga?

    BalasHapus
  2. Ga pake mas
    Jadi kemarin back packer urus semuanya keperluan sendiri tanpa guide

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berawal dari Basa-basi

Percaya atau tidak kalau semua berawal dari basa-basi? Iya. Seperti pengalaman saya kali ini, menemukan teman-teman yang asik dan bersahabat dengan baik sampai hari ini. Basa-basi tersebut dimulai ketika salah seorang teman berencana mengadakan liburan ke Pulau Karimunjawa, Kabupaten Jepara Jawa Tengah pada tahun 2012 lalu. Pasky, mempublikasikan tentang rencana liburannya ke Pulau Karimunjawa lewat BBM, untuk menawarkan rencana trip Karimunjawa selama 3 hari 2 malam. Tanpa fikir panjang, saya privat chat untuk mengikuti trip tersebut. Setelah itu saya dan beberapa teman-teman berkumpul untuk membahas trip Karimunjawa ini.  Dari basa-basi itulah personil yang terkumpul adalah: Pasky Della Dyas Ikhsani Farid N Hidayat   Arka Yanitama M Firmansyah Kania Widiatami Hesty Dyah Saya sendiri Naaaahhh dari basa-basi inilah kita menelma menjadi sahabat yang kita namakan Genk Okol sekumpulan orang-orang penuh intrik dan tipuan....

#2019HarusBahagia (2)

Udah baca part 1 kan? Lanjut ya ☺️ Intinya ya 3 tahun ke belakang itu lagi sedih-sedihnya. Kita sebagai pribadi yang percaya keberadaan Tuhan harus percaya dong ya sama apa yang bakal Tuhan kasih untuk kita. Ga ada kehilangan kalau ga ada gantinya, itu sih yang aku jadiin pegangan selama ini. Semua masalah di hidup ini, bahagia, susah, sedih, itu sifatnya hanya sementara seperti siang dan malam. Pasti datang silih berganti. Mau diapain tetep kayak gitu. Ga ada satupun orang yang ga luput dari masalah apalagi kehilangan. Ya kan?! Intinya janji sama diri sendiri, AKU BISA BAHAGIA. Bertemu lelaki sesuai impian, menikmati, dan menjalani sisa umur dengan bahagia 🙂 Sekarang aku ga mau mikir apa kata orang lagi, apalagi kalau nyakitin diri sendiri, ga bikin bahagia, malahan bisa bikin nambah frustasi. Sengsara juga kita sendiri yang rasain, bukan orang lain. Wkwk! Karena beneran deh, hidup di bawah tekanan sosial, berdasar omongan orang, ga bakal bikin kita bahagia. Terlalu memak...

Berbisik pada Malam

Wajar saja jika kita merasakan bahagia, sedih, atau perasaan biasa saja, itu karena kita adalah manusia, yang diciptakan dengan "paket lengkap" oleh Tuhan, termasuk perasaan didalam diri masing-masing. Justru aneh atau tidak wajar jika kita tidak memiliki salah satu rasa yang saya sebut tadi, rasa-rasanya tidak afdol untuk menjadi manusia seutuhnya. Tapi ingat, sesuatu yang berlebihan itu tak baik bukan? Jadi, berbahagialah sewajarnya, sedih sewajarnya, atau dengan kata lain bersikap biasa saja jangan terlalu heboh. Saya pernah merasakan, entah rasa apa, yang pasti kebingungan yang sungguh luar biasa, kegelisahan, kegaduhan hati yang terus mengusik tidur, dan terbangun dengan perasaan hampa yang berlebihan. Bukan karena cinta ala ABG, tetapi kegelisahan mengenai hidup yang stagnan dan tidak ada kegiatan menantang yang harus dijalani, seperti bentuk lain dari kebosanan dan kejenuhan yang berlarut-larut. Apa yang telah saya lakukan? Apa salah saya? Pertanyaan itulah yang s...