Tiga hari yang lalu, sejak dia, sang matahari tak muncul menyinari bumi. Ah mungkin saja matahari sedang lelah... Matahari yang senantiasa memberikan cahayanya untuk kehidupan yang lebih baik, meskipun terkadang terasa terlalu terik, mungkin karena diri ini manja tidak cukup bersahabat dengan matahari. Aku pun mencoba menjaga kehormatan rasa, bertahan dalam kerinduan, bertahan dalam sepi dan senantiasa terus memperbaiki diri sampai matahari kembali menyapa. Begitu sederhana kata rindu, tetapi dapat membuat seseorang yang merindu terus berbenah sampai-sampai bias menghasilkan sabda rindu yang sungguh indah, melantun dalam nada atau tulisan. Sungguh merugi seorang yang merindu, terpisah jarak dan terhalang keadaan, tapi tak menghasilkan sabda rindu yang indah. Bertanya-tanya terus dalam hati, apa yang sedang terjadi? Sedang apa sang matahari? Lelahkah engkau menyapa disetiap pagiku? Ada bibir yang senantiasa terus berdoa, ada hati yang senantiasa terus percaya, sem...